Search

Hi, I am Farah

Hai!

Aku Farah. Aku menulis tentang banyak hal, mulai dari beauty, fashion, lifestyle, travel dan yah apa yang ada di kepalaku dan aku mau post, aku tulis disini hehe. Terimakasih sudah berkunjung ke blog ku ❤. Thanks for supporting my blog. Semoga kamu bahagia selalu dan selalu diberkahi oleh Yang Maha Kuasa 🀍. Selamat membaca and enjoy my blog πŸ€—!

Your online bestie,

Farah

The Edge Restaurant Medan Review

Medan


Finally! Aku review restoran ini juga! Terimakasih ya buat kamu temen online yang udah DM ngingetin aku review ini, karena selain lupa, kalau ingetpun aku mager 🀣. Tapi berkat kamu, aku jadi semangat lagi buat nulis! πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯

Sesuai judulnya di postingan ini aku akan mereview Restoran The Edge, restoran yang kalau kamu cari di google rekomendasi restoran di medan, salah satunya pasti muncul ini. Dan aku adalah salah satu pelancong yang juga datang karena informasi dari google hehe. Soalnya aku gatau mau cari kemana selain ke google 🀣. Terpikat sama kemewahan yang ada di foto, buat aku pengen banget makan di tempat dengan city view. Dan alhamdulillah kesampaian! So here you go my review post about this place!

Note: Review ini adalah cerita pengalaman aku ketika mengunjungi The Edge di bulan November 2021 ya. Jadi apa yang aku tulis disini murni kenyataan yang aku hadapi saat itu. Jadi kalau suatu saat nanti kamu mengunjungi The Edge ternyata ada perubahan, aku gatau apa apa ya bestie 😘.

Oke, yuk kita mulai ke reviewnya!

 

πŸ₯‚ Lokasi dan Jam Buka 

Lokasinya ada di Jl. S. Parman No. 217, Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara, 20111.

Mereka start open pukul 4 sore, berdasarkan informasi waktu aku mau datang ke sana waktu itu. 

Cara masuk ke restonya (setelah bertanya sama satpam) ada dua jalan, yakni melalui Cambride City Square atau Cambridge hotel. Kami memilih masuk melalui Cambridge City Square (mall yang isinya banyak ruko), dengan cara naik ke lantai dua menggunakan lift, kemudian keluar lift, belok kanan, jalan lurus sampe ada pintu kaca sebelah kiri yang di dalamnya ada lift. Masuk ke lift, naik ke lantai 27. 

 

πŸ₯‚ Ambience Resto & Spot Foto 

Resto ini punya tiga bagian. Satu, dalam ruangan. Kedua, terrace bagian dalam ukurannya luas (ini ikon The Edge paling terkenal). Ketiga, terrace bagian luar, entah lah ini balkon atau terrace, yang jelas dia kecil gitu lebarnya, cuma panjangnya mengelilingi si terrace bagian dalam, disini masih ada tempat duduk sama meja kalau mau duduk cuma gak luas.

Aku awalnya agak sedih karena pas aku sampe hujan turun, niatnya duduk di bagian si ikon The Edge, tapi akhirnya duduk di bagian dalam ruangan. Eh tapi ternyata, bagian dalam The Edge gak mengecewakan sama sekali loh! Aku suka malah!

Berikut aku insert ambience dan spot fotonya ya!

 

Di luar langitnya kelabu, aku lupa ini udah hujan atau belum, tapi The Edge masih indah ya

Kalau ini waktu mulai senja


Ambience mejanya nih

Ini dia si ikon The Edge

Spot foto unik sih satu ini, minibar dengan atap gitu

Setelah hujan, masih belum terang karena masih baru banget hujannya reda dan masih basah banget, jadi lampu dan candle belum banyak hidup

Mini bar unikk

Ambience malam, walaupun di dalam ruangan tetep cantik yaa πŸ₯Ί

Bahkan city view keliatan dari sini

Dan ini dari sisi yang lain
Kalau ini selfie di terrace paling luar, terrace di luar ikon The Edge

πŸ₯‚ Pelayanan 

Pas masuk kami langsung disambut dengan baik, ditanya udah reservasi atau belum dan tentu kami jawab belum, lalu kami diarahkan ke pilihan kursi yang tersedia. Pelayan yang ambil foto kami juga gak kaleng – kaleng, dia bisa ambil foto tanpa blur, tanpa miring dan posisinya pas πŸ˜‰πŸ‘. Sayangnya aku gatau nama mba nya.

Selama aku masuk hingga makan di sana, pelayanan mereka baik, ramah, sopan, tanggap. Nggak sombong, judes, cuek, atau tipe pelayan julid yang kalau matanya liat pelanggan udah kayak jadi santapan ghibah 🀣.

Baca Juga: Pantai Parai, Sungailiat, Bangka Belitung

Secara pelayanan, oke! Tapi ingat ya, kita sebagai customer juga harus tetap sopan, jangan sampai slogan ­pelanggan adalah raja kita malah jadi semena – mena sama mereka yang bekerja sebagai pelayan, bayangin, mereka cari uang sampai malam demi sesuap nasi, terus kita dengan sombong jutekin atau mungkin lebih parah kita marah – marahin mereka, aku sedih lo bayanginnya . Ini gak cuma berlaku di The Edge ya, tapi dimanapun. Kita gabole yaa memandang mereka rendah karena pekerjaannya, yang banyak dianggap cuma pelayan kok itu kan kewajiban dia. Kita tetap sama – sama manusia, harus bisa saling menghargai satu sama lain πŸ€—. Dan kalau ada kesalahan dikit semoga kita gak sensian, mungkin karena banyak customer akhirnya ada hal kecil yang dia gak tanggap. Mari kita hidup dengan menebar kebaikan dan kepositifan πŸ€—.

 

πŸ₯‚ Makanan Dan Harga (Perkiraan Jumlah Uang Yang Harus Dibawa) 

Makanan disini itu tipenya paketan. Jadi bukan tipe pesen “mba saya pesen es teh satu, nasi goreng satu”. Tapi sistemnya kamu harus pilih paket 1 atau paket 2. Wajib, gaboleh eceran πŸ˜‚.

Paket makanan disini semuanya terdiri dari minum, hidangan pembuka, hidangan utama, dan hidangan penutup. Dan jenis paket yang ada di The Edge ini ada 2, satu Indonesian dan satu lagi western seingatku. Harganya juga beda. Untuk harga Indonesian satu paket Rp. 400.000,- dan untuk paket western harganya Rp. 600.000,-. Tapi harga makanan ini masih belum termasuk tax / pajak ya.

Eits, jangan pergi dulu! Masih belum selesai!

Untuk paket makanan Indonesia seharga Rp. 400.000,-an  pertanggal aku kunjungan ke sana, satu orang wajib beli satu paket. Sedangkan untuk paket makanan western seharga Rp. 600.000,-an pertanggal aku kunjungan, boleh kami berdua beli satu paket itu aja. Akhirnya, tentu saja pilih paket kedua dong 🀣 yakni paket western. Ya gimana, gak mungkin habis nanya harga pulang kan hahaha 🀣. (Soalnya aku udah cek google ternyata harga di google beda, di google harga per makanan, sedangkan pas sampe ternyata harus paketan).

Aku selanjutnya hanya akan membahas isi dan rasa paket western aja yaa πŸ€—.

Jadi, kami pesen paket western dan kami memilih cara penyajiannya disajikan satu persatu, mulai dari makanan pembuka, utama, dan penutup. Jadi misalnya hidangan pembuka habis, baru deh dianterin hidangan utama, jadi nunggu habis dulu.

Nah untuk paket kedua ini, aku lupa judul makanannya heheheh (soalnya nama makanannya ribet gan, kemampuan otakku yang terbiasa mengingat menu nasi padang belum mampu 🀣) tapi aku deskripsiin main ingredients nya aja ya. Di paket kedua, terdiri atas 1 botol air putih, 1 gelas iced drink manis aku gatau apa 🀣, lalu ada dua hidangan pembuka, dua hidangan utama, dan satu hidangan penutup. Mari kita mulai reviewnya!

Yang pertama makanan pembuka. Disini ada udang yang dimasak kuah dan kroket kentang dengan saus tomat dan mayo. Udang kuahnya itu rasanya aneh unik enak gitu loh, gatau lah apa faktor laper juga ya 🀣. Memang asing rasa yang masuk ke lidahku, tapi habis juga 🀣. Lalu kroket kentang dengan saus dan sepertinya mayo, rasanya ya enak kan namanya kentang πŸ˜‚.

Kroket

Udang

Selanjutnya hidangan utama, disini ada steak sama ikan, aku gatau ikan apa hiks. Steaknya enak. Beda sama steak yang aku beli di gofood yang harganya entah 20 atau 30 ribuan. Steaknya masih juicy, tingkat kematangannya sepertinya medium – well. Di steaknya juga ada crushed ubi ungu sama ubi jalar kuning, ada saus, jamur, tomat dan terong. (Gila aku nulis ini malem – malem jadi laper lagi kan πŸ₯Ί). Terlihat agak asing ya bahan – bahan steaknya, tapi pas dicoba, perpaduan bahan – bahan yang ada itu enak di lidah aku .  Lanjut ke si ikan, dia kayak ada bumbu kuning gitu, rasanya so so sih buat aku, tapi nggak fail juga.

Steak

Ikan


Oke setelah makan hidangan utama, kita ke hidangan penutup. Kayak cheesecake tapi entahlah, ada saus coklat dan stroberi, juga potongan buah stroberi dan anggur. Rasanya? Aku suka , kalau cheesecake starbucks kalah sih ini, jauh! Tapi partner ku dia kurang sih, entah dia waktu itu kenyang atau dia emang gasuka manis ya (?). Tapi ya bagus, aku yang makan semua hahahaha 😈.


Minumannya, air putih dan iced drink manis. Untuk iced drink nya, seger, enak, gak enek, bukan iced drink bagus warna doang tapi kecut atau kemanisan!


Nah, total harga paket western kami (1 paket western untuk dua orang) yang harus dibayar (sudah termasuk pajak) adalah senilai Rp. 665.000,-.

Jadi, kalau kamu mau berkunjung ke sini, perkiraan uang yang kamu siapkan adalah:

  1. Sebelum masuk ke harga, aku akan ingatin lagi harga paket dan aturannya ya (berdasarkan pertanggal aku datang).
  2. Harga paket Indonesian food, 1 paket Rp. 400.000an belum termasuk tax. 1 orang wajib 1 paket. (berdasarkan pertanggal aku datang).
  3. Harga paket western food, 1 paket Rp.600.000an belum termasuk tax. Berdasarkan pertanggal aku datang satu paket ini boleh untuk berdua, boleh juga kalau mau masing – masing.
  4. Jika kamu pesen paketnya masing – masing atau datang sendiri, budgetnya kurang lebih Rp. 500.000 – 700.000 per orang.
  5. Kalau datang berdua dan pesen paketnya bagi dua, budgetnya bisa Rp. 350.000 per orang. Tapi ini hanya berlaku untuk western food. Karena berdasarkan pertanggal aku datang, hanya western food paket yang paketnya bisa buat dua orang.
  6. Ingat range harga ini per orang ya, jadi kalau kamu mau nraktir satu partner, budget yang perlu kamu siapkan kisaran Rp. 700.000 – Rp. 1.500.000 (tergantung pesen paket apa, dan cara pesennya satu paket bagi dua atau masing – masingπŸ˜‰).

 Baca Juga: Pantai Pulau Tiga, Bangka


πŸ₯‚ Worth It? 

Total budget kami Rp. 665.000 untuk makanan, pelayanan, dan view yang ada bagiku worth it. Karena kalau makan di resto mall juga ngabisin duit ratusan ribu, sedangkan ambiencenya nothing special dan makanannya belum tentu enak πŸ₯Ί.

Kami kenyang walaupun 1 paket bagi dua. Pelayanan sigap. Makanan enak. Ambiencenya romantis dan mewah. Spot foto cantik, padahal aku datang waktu lagi hujan, masih tetep cantik.

Untuk sesekali datang ke sini, boleh banget menurut aku pribadi. Saran aku, datang mulai sore hari jam 5 sampe sana, supaya bisa lama – lamaan fotonya kayak aku πŸ˜‰πŸ˜‚. Dan kalau bisa datang di hari cerah, tapi kalau nggak cerah gapapa kok kayak aku juga masih oke kan πŸ˜‰πŸ‘.

 

πŸ₯‚ Catatan Untuk The Edge 

Walaupun aku suka sama The Edge, aku ada sedikit catatan untuk The Edge dan semoga diperbaiki ya. Meja yang aku duduki itu kakinya gak seimbang, jadi kalau keteken di satu sisi jadinya sedikit goyang dan miring. Bukan masalah besar buatku, tapi aku harap restoran sekelas The Edge bisa memperbaiki ini πŸ€—.

 

Ahhh, gak nyangka udah 1500 kata nih hihi, keasikan nulis jadinya gini, aku harap kamu baca semua hehehe πŸ™ˆ. Baiklahh, ini juga sekaligus menutup perjumpaan kita di postingan ini. Sekian dulu review darikuu, semoga bermanfaat jadi bahan referensi kamu yaa πŸ€—πŸ€.



Comments

  1. ngeliat makanannya jadi ngiler ditambah tempatnya bagus banget juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau ke medan kamu harus ke sini yaa 🀍

      Delete
  2. Waaah, fancy vibes and fancy food presentation! Tp beneran tempatnya instagramable banget!

    ReplyDelete
    Replies
    1. gak nyesel deh kak fia kalau kesini hihi πŸ₯°

      Delete
  3. tempatnya indah bangeet, cenderung romantis yah kalo malem, trus ada rooftopnya juga hadudu jadi pengen main ke sana juga

    ReplyDelete
  4. Suasananya indah ya, sayang hujan

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kak cha :( sayang banget hujan tapi gapapalah segini juga udah sangat memuaskan buat aku πŸ₯°

      Delete
  5. Aku pernah ke medan, ternyata lokasi resto ini di mall cambridge ya. Untuk paket western keliatan banget lho worth it krn di jakarta kayaknya paket lengkap gitu bakal lebih dari itu. Di jakarta ada The Edge jg modelan rooftop, tp aku ga tau sama atau ga wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku jadi penasaran sama the edge jakarta nih kak abi πŸ˜†, tapi emang the edge ini ada dimana mana ya, sampe ke bali bahkan singapura

      Delete
  6. Resto nya kliatan mewah dan cantik, worth it sih menurutku dgn harga paket segitu

    ReplyDelete
  7. View nya enak banget ya apalagi malam hari

    ReplyDelete
  8. Tempatnya cozy & romantic banget 🀩 duh kapan ya bisa kesini. Suka banget tempat kaya gini :)

    Cassandra, xo
    https://shegudya.wordpress.com/2021/12/04/finally-best-self-tanner-product-i-tried/

    ReplyDelete
  9. tempatnya bagus bangett dan worth jugaa (carnellin)

    ReplyDelete
  10. Akhirnya ya ini review yg ditunggu2 deh

    ReplyDelete
  11. Sayang jauh bener di medaaaann. Tapi ambience nya oke bangettt yah. Keliatan nyaman bgt. Makanannya juga sama bikin ngiler 😭

    ReplyDelete
    Replies
    1. di jakarta juga ada loh kak karin 😁, bali pun ada hihi

      Delete
  12. Ini jatohnya fine dining ya, Far. Gak heran harganya mahal. Apalagi tempatnya bagus, pemandangan di luar juga cantik. 😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya cantik kak roem πŸ₯Ί, gak nyesel lah ke situ πŸ₯ΊπŸ€

      Delete
  13. seumur2 di medan ga pernah kemari, karena memang jarang explore tempat2 fancy kayak begini. kalau untuk ukuran harga makanan (sebenarnya include diperhitungkan dari sisi pelayanan, tempat dan view) udah cukup worth it, apalagi harga makanan bukan per item, tapi menu lengkap dari pembuka, utama dan penutup. Thanks banget reviewnya, jadi tau ada restoran fancy di cambridge

    ReplyDelete
  14. Setuju far, toh kalo udah tempat begini, ngabisin 1 jutaan masih wajar. Ini yg western hanya 600an ribu, udh berdua, menurutku malah muraaah πŸ˜„. Yg Indonesian package jadi penasaran menunya apa, Krn LBH mahal gitu.

    Selain jual kuliner, mereka juga jual tempatnya dan view, jadi udh pasti LBH mahal. Aku pengen kesana juga kalo ntr mudik ke Medan .

    Yg menu appetizer udang, itu kalo liat dari penampakan sepertinya pumpkin soup with shrimp yaaaa. Aku pernah coba, tapi di resto lain 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kak fan harus nih ke sini, tapi aku deg degan kalau udah di review kak fan nih restonya, secara udah senior dalam mereview resto πŸ˜†πŸ€.
      Ah! Sepertinya iya kak 😁, aku lupa bener nama menunya, dan aku pun lupa ambil foto menunya huhu

      Delete
  15. banyakkah resto/cafe dengan view keren seperti ini di Medan?

    ngelihat foto2nya jadi ingat cafe2 seperti ini di kota Bandung

    pas gugling ternyata di Bandung, The Edge untuk apartemen bukan cafe

    huhuhu saya ingin banget ke Medan

    ReplyDelete

Post a Comment

Join the conversation!
Dilarang berkomentar yang memuat link atau promosi, terimakasih atas kerjasamanya.