Search

Hi, I am Farah

Hai!

Aku Farah. Aku memulai blog ini sejak tahun 2017. Aku menulis tentang beauty, resep, personal thought dan travel. Tapi beauty sepertinya lebih dominan nih hehe. Dan, aku mau berterimakasih buat kalian semua yang sudah datang ke blog aku ^^

Selamat membaca!


Inquiries:

[email protected]

Rose All Day Don't Forget Sunscreen SPF 50 PA++++ Review

Indonesia

Akhirnya terbit juga ‘cerita pengalaman’ aku sama sunscreen ini. Sebenarnya, niatnya mau post di minggu ke 4 bulan Desember 2020, tapi karena aku masih perlu memastikan lagi apakah emang benar yang aku rasain itu, jadinya aku undur deh.

Sebelum cerita aku mau bilang,

REVIEW INI DAN SEMUA REVIEW YANG PERNAH SAYA TULIS ADALAH HASIL PENGALAMAN PRIBADI, PENGALAMAN DIRI SAYA SENDIRI, OKE.

SATU LAGI, KALAU BACA ITU JANGAN PELITπŸ˜’, SUPAYA INFORMASINYA GAK SEPAROH – SEPAROH πŸ˜’. GAK SUKA KAN YANG SEPAROH – SEPAROH. REZEKI SEPAROH. CINTA SEPAROH. MAKANYA.. BACA YANG FULL.

Ehem, okay.. πŸ˜‚

Udah segitu, mari kita cus ke reviewnyaa bebqu☺

 

What is this?

Sesuai judulnya, this is sunscreen from Rose All Day.

 

Packaging

Boxnya warna pink pale (disini warnanya tenggelem karena kalah sama warna background wkwk) tapi di foto pertama di atas warna pale pink nya lumayan keliatan, coba cek deh. Di box tertera Nama Produk, No. Bpom, Exp. Date, Berat, Klaim (in English), Cara Pakai (in English), Warnings (in English), Ingredients,  Informasi Perusahaan Dan Informasi Formulatednya Dimana. Menariknya, walaupun ini brand lokal, aku kirain diformulasikan di Indo, tapi ternyata ini diformulasikan di Korea. Disini aku nggak mengagung – agungkan sesuatu yang berasal dari Korea dan menyatakan skincare yang diformulasikan di Indonesia jelek, bukan! Tapi dari informasi ini aku secara pribadi menilai effortnya Rose All Day untuk ngeluarin produk ini, sampai harus diformulasikan ke Korea, yang pasti tentu ada alasan baiknya kan. 


Untuk packaging sunscreennya sendiri lucu ya buat aku, bentuknya kayak telur gitu. Tapi satu hal yang bikin aku notice, ternyata warna tutup sama tube nya itu beda. Kalau tutupnya terlihat putih kayak biasa, sedangkan tube nya warna putih cenderung kuning gitu, dan buat aku tube-nya ini kayak warna packaging yang udah lama, jadi warnanya menguning gitu, ngerti kan. Aku kira aku sendiri yang gini, pikirku entah karena kesalahan pengemasan atau apa kan, tapi pas aku lihat dikomentar pengguna lain (entah di platform apa aku udah lupa), produk dia juga beda gitu warna tutup sama tubenya. Terus, tube nya ini cukup lentur, bisa dipencet pencet jadi nggak yang totally kaku, tapi nggak selentur packaging sunscreen tube biasa juga. Informasi yang tertera di packaging itu ada Nama Produk, Berat, Klaim, Cara Pakai, Formulated Information, Warnings Dan Website Rose All Day.

 

Claim

Broad Spectrum SPF 50++++. Daily sun protection that hydrates and soothes. Non-greasy on the skin and keeps shine at bay.

Hydrating, Protecting, Soothes, No White Cast, and Non Comedogenic.

Dermatologist Tested and Halal.

Jadi, si Rose All Day mengklaim sunscreennya broad spectrum, artinya sunscreen yang mengandung perlindungan terhadap UVA juga UVB. SPF-nya 50. PA++++. Fungsinya menghidrasi dan menenagkan kulit. Diklaim nggak bikin greasy dan bikin kita terus bersinar (maybe glowing maksudnya ya?). Selain itu, mereka mengklaim produknya tidak ada white cast yang bisa bikin abu di sebagian kulit orang, serta diklaim non comedogenic atau tidak mengandung bahan yang menyumbat pori.  Dan tambahan klaim produk ini adalah sudah teruji secara dermatologist juga halal.

 

Cara Pakai

Berdasarkan directions di box, cara pakainya dalam English jadi di bawah aku translate sebagian besarnya ke bahasa, intinya kayak gini:

Gunakan di waktu AM, sebagai step terakhir di skincare routine tapi sebelum makeup.

Tekan tube untuk mengeluarkan produk, lalu aplikasikan ke seluruh wajah dan leher.

Gunakan 30 menit sebelum aktivitas di luar ruangan dan re-apply setiap 2 jam.

(Peringatan: Hanya untuk penggunaan luar. Jangan digunakan pada kulit yang damaged or broken -mungkin yang luka gitu ya maksudnya-. Jika terjadi tanda – tanda iritasi hentikan penggunaan dan cari petunjuk/saran medis. Simpan dibawah 30o C / 86o F.)

 

Ingredients

Aqua, Glycerin, Dibutyl Adipate, Butyloctyl Salicylate, Alcohol, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine, Ethylhexyl Triazone, Pentylene Glycol, Butylene Glycol, Isoamyl p-Methoxycinnamate, Polysilicone-15, Inulin Lauryl Carbamate, Chrysanthemum Parthenium (Feverfew) Extract, Chamomilla Recutita (Matricaria) Extract, Sodium Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Tromethamine, Isohexadecane, Glyceryl Caprylate, Caprylyl Glycol, Polysorbate 80, Sorbitan Oleate, Sodium Ascorbyl Phosphate, Allantoin, 1,2-Hexanediol, Pyrus Malus (Apple) Fruit Extract, Resveratrol.

Nah, untuk bahan yang berfungsi sebagai sunscreen itu ada pada Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine, Ethylhexyl Triazone, Isoamyl p-Methoxycinnamate, dan Polysilicone-15. Dari ingredientsnya bisa diraba kalau memang sesuai klaimnya yaitu no white cast, karena bahan – bahan itu adalah jenis chemical sunscreen. Keuntungan chemical sunscreen ini memang nggak bikin muka abu karena ada white cast, tapi sayangnya banyak banget beauty expert yang bilang chemical sunscreen ini punya kekurangan dimana bahannya berkemungkinan besar untuk mengiritasi kulit sensitive. Dan dari beberapa sumber yang aku dapat, beauty expert dan cosmetic chemist katanya buat ibu hamil lebih cocok physical sunscreen dibanding chemical sunscreen. Berhubung belum pernah punya pengalaman hamil terus pake chemical sunscreen, maka dari itu aku cuma bisa bilang lebih baik bumil dan busui konsul ke dokter. Satu lagi yang jadi poin plus dari ingredients sunscreennya adalah mereka reef safe. Jadi selama beberapa tahun belakang ini yang jadi concern beauty dalam sunscreen adalah katanya ada bahan – bahan tertentu bisa merusak terumbu karang yang berakibat pada kehidupan laut (kan sebagian orang pake sunscreen kalau mau berenang di laut supaya nggak sunburn). Sedangkan sunscreen nya si Rose All Day ini dari ingredientsnya tidak berbahaya untuk terumbu karang. Disini aku nggak bilang yang tidak reef safe buruk ya, karena I believe segala ingredients yang dipilih itu pasti ada alasan baiknya, dan gak semua orang juga bakal berenang di laut kan.

Terus, sunscreen ini mengandung alcohol. Sebenarnya nggak bisa di judge buruk sepenuhnya karena alcohol juga punya peran dalam suatu produk, misalnya sebagai pelarut, astringent dan antimicrobial. Cuma, katanya, berdasarkan klaim orang – orang alcohol bisa mengiritasi kulit mereka (sensitive skin).

Terus tadi kan di klaim bilangnya non-comedogenic, nah ternyata di ingredients nya ada satu bahan yang masuk kelas comedogenic. Yaitu Sorbitan Oleate. Memang dia ini kelasnya kelas 3 gaes (level 0 artinya non-comedogenic, level 1 artinya slightly comedogenic, level 2 – 3 artinya moderate comedogenic, dan level 4 – 5 artinya highly comedogenic). Resiko bahan comedogenic itu umumnya adalah jadi penyebab jerawat karena menyumbat pori. Tapi mungkin karena ini bahannya cuma 1 yang comedogenic dan levelnya moderate, jadi nggak yang highly comedogenic, jadi mungkin itu artinya udah bisa dibilang non-comedogenic ya (?)

Oke lanjut ke bahan berikutnya juga di sini ada Vitamin C / Sodium Ascorbyl Phosphate dan Resveratrol yang berfungsi sebagai anti-oxidant.

 

Texture

Aku akan sediakan cuplikan di bawah ini:

 


Impresi

Hydrating? Bukan iya lagi, bangettttt. Glowing parah dah. Pernah waktu hari pertama kali pakai, aku duduk di dekat jendela, kebetulan disitu ada lemari kaca yang backgroundnya cermin. Awalnya aku nggak ngeliat cermin itu karena menghadap lain. Terus kan aku nggak sengaja lah noleh ke cerminnya, wiih terkejoed XD. Glowing bangettt XD. Dry skin mungkin suka ini sih. Aku terkejut soalnya selama ini kaca lemari kamarku itu posisinya gelap, dan posisinya itu membuat aku selalu memunggungi cahaya, jadi aku gak bisa liat keglowingan yang haqiqi dengan cahaya matahari kalau ngaca di lemari kamar. 

Soothing? Mmm, kurang bisa merasakan sebenarnya.

No White Cast? Iyap. Tapi pas dioles ke wajah itu awalnya dia ada warna putih tapi nggak whitecast, putihnya itu kayak efek brightening satin jadi bukan yang white cast gitu. Tapi setelah beberapa menit dia bakal nyerep dan nggak ada lagi efek kayak gitu.

Greasy? Nah berhubung ini fungsinya hydrating, jadi aku juga mau cerita soal ini. Pertama – tama, aku nggak bisa bilang kulit aku dry, normal, atau oily, atau kombinasi. Tapi yang jelas kulit aku ketika nggak pake skincare itu nggak berminyak, tapi nggak sekering itu. Nah anggap aja normal, tapi yang aku baca soal kulit normal itu kayak udah macam perfect gitu, nah aku nggak merasa perfect masalahnya XD. Terus aku kalau pake makeup matte jadi cakey gitu. Dan aku pernah cobain clay mask yang absorbing oilnya nampol banget, hasilnya mukaku nggak mengelupas, tapi jadi kusem dan tekstur muka aku keliatan bangettt (tapi ada juga kok clay mask yang cocok sama aku). Nah, beda ceritanya sama kenalan aku (oily skin), pas dia pake clay mask itu malah bagus di mataku, nggak kayak aku yg jatohnya kusem gitu loh. Sejak SMA juga aku nggak suka bedak tabur, makanya tiap pagi kalau aku bedakan aku berharap cepet siang biar mukaku ada minyak nya XD. Soalnya entah kenapa kalau aku pake bedak tabur aku merasa kulitku malah kering kusem dan tekstur wajah aku makin keliatan. Nah, berdasarkan cerita itu, anggaplah sekarang kulit aku normal to dry. Dan di kulit aku yang seperti ini, nggak greasy, tapi catatannya aku harus kuncir rambut. Loh kenapa? Karena dia ada finish lengket dan karena di tempatku ini ber-angin, jadi supaya rambutnya nggak terbang dan nempel – nempel di mukaku, makanya harus dikuncir. Dan aku pernah pake sunscreen ini di cuaca yang dingin, dan rasanya tuuuhh enakk! Glowing nya pas, malah jadi kayak kulit sehat!

Terus aku mau cerita juga nih, sebelumnya aku pernah cobain chemical sunscreen lain asal jepang yang fungsinya hydrating juga, bisa dibilang secara jenis dan fungsinya mirip lah sama ini. Tapi entah kenapa pas aku pake sunscreen itu pori – pori pipi ku nampak kaliii, aku tau aku punya pori aku tauuu πŸ˜’, tapi kok nampak banget ya pake itu gatau kenapa. Nah, giliran aku pake ini, eh ternyata pori ku nggak sekeliatan pas pake merek sebelumnyaa. Aku gatau ini gimana, apakah yang salah sunscreen jepang yang aku coba itu karena bikin pori makin keliatan, atau sebenarnya pori ku emang segaban itu tapi ternyata aku nggak sadar diri XD, atau si Rose All Day Sunscreen ini ada efek pore minimizing. Gatau deh. Pokoknya based on my experience ya gitu.

 

Cocok atau Nggak

Nah ini, kenapa aku tulis gini, karena pekerjaan aku (caelaah sok bgttt XD) mengulas, jadi aku akan kasih impresinya gimana, sesuai klaim nggak, baru abis itu aku bilang cocok. Karena penilaian aku itu luas, jadi nggak sekedar cocok atau nggak cocok. Ada penilaian lain yang mungkin bisa membantu orang lain. Ibaratnya lagi menilai dua orang, pertama yang temen, kedua yang bukan temen (tapi kenal, you know what I mean lah), jadi disini aku ceritanya menilai orang bukan karena status temennya (cocok/nggak produknya), tapi karena emang kenyataan visualnya gimana, sifat karakternya gimana. Bukan karena temen terus semua visual, sifat dan karakternya otomatis semuanya baik dan bukan juga karena dia bukan temen otomatis semua visual, sifat dan karakternya buruk.

Nah, balik ke sunscreennya, apakah aku cocok sama produknya?? Jawabannya adalah.. aku kurang cocok gais. Jadi di minggu pertama pakai sebenarnya nggak ada masalah. Tapi sejak minggu kedua  mulai muncul reaksi kurang cocok -tumbuh jerawat. Aku nggak langsung menjudge waktu itu, aku masih coba berapa lama sampai akhirnya aku sadar kalau ternyata emang kurang cocok. (Tenang, aku tau kok bedanya purging dan nggak cocok di kulit aku, soalnya aku pernah banget nget nget melewati masa - masa itu, oke.)

Tapi disini aku bukan mau menjelekkan produk atau mau mengecam orang supaya jangan beli sunscreen ini ya. Nggak ada salahnya kalau kalian mau coba ini juga. Apalagi buat kalian yang suka tipe sunscreen gini, yang no white cast, hydrating nan glowing, dan untuk kaum dry skin, sunscreen ini bisa dijadikan opsi.

 

Tempat Pembelian Online

Nah buat yang mau beli, aku akan sediakan link ke official storenya di Shopee πŸ˜Š

Shopee

 

Baiklah, sekian cerita soal sunscreen Rose All Day, semoga bisa jadi bahan referensi ya 😊. Thank you for coming on this page 😊.

 

 

Comments

  1. Kemasannya lucu banget, Faaaaar. Baru pertama kali ini lho aku tau sunscreen yang kemasannya begini. Kayak telur, tapi pengen aku pencet-pencet. πŸ™ˆ

    Kalau klaimnya bisa melembabkan, gak whitecast, dan bikin glowing kayaknya aku bakal suka. Asal jangan bikin kusam 🀭. Soalnya aku pernah pake sunscreen dengan klaim yang sama, tapi bikin wajahku kelihatan kusam, Far.. Kan jadi sedih..😭

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nih kak, inovatif banget ya Rose All Day πŸ˜„

      btw kak roem, aku mau bagi cerita sedikit nih (caelah, sok kaliii) wkwkwk πŸ˜‚. aku kalau kusem wajahnya karena skincare yang rich-hydrating, aku akalin pake lipstik yang matte, warnanya pilih warna yang bisa bikin wajah aku keliatan cerah kayak warna peachy pink gitu kak kalau aku, gatau kalau di orang lain beda skintone beda juga kayaknya, terus aku ngaca sambil senyum πŸ˜‚ *bagian penting dalam ritual mencintai diri sendiri🀣*. Dan karena bibirku yang udah kewarna terus udah ngaca sambil senyum aku merasa kusemnya berkurang aja kak gitu🀣

      Delete
  2. Ini yg aku suka dr review2mu, Krn detiiiiil banget. Sangat membantu utk yg pgn nyobain produknya.

    Aku pas awal baca udh seneng Krn ini chemical sunscreen, Krn aku LBH suka sunscreen tipe begitu. Ga bikin abu di kulit. Yg hybrid aku juga suka. Pokoknya jgn phisical sunscreen aja :D.

    Trus pas kamu tulis ini bikin glowing, dan dipake di tempat dingin jg bagus, makin tertarik. Lgs kepikir aku pake pas winter vacation :D. Cocok kayaknya, apalagi ini diformulasikan juga di Korea kan, yg mana cuacanya juga 4 musim.

    Tapi baca ada bhn comedogenic walopun hanya moderate aku jd agak ragu :(. Krn kulitku super sensitif. Hufft... Di kamu aja ga cocok far, aku juga kuatir di aku LBH ga cocok lagi. Jd galaaaaau mau beli hahahaha.

    Padahal sunscreenku udh tinggal dikit ini. Msh tertolong aja Krn aku ga ada pergi2, di rumah Mulu, jd ga pake sunscreen. Ngerti sih ada yg bilang di rumah pun ttp pake. Tapi kayaknya aku blm ngerasa perlu kalo di rumah.

    Sunscreen yg skr aku pake punya si cosrx . Cocok sbnrnya, tapi ngerasa kok agak abu yaa, walo ga jelas2 amat. Apa Krn hybrid. Ntahlah.... Makanya msh pgn cari sunscreen yg LBH bgs.

    Eh kamu prnh coba anessa suncreen ga far? Keluaran jepang. Pas aku ke sana, banyaaak temen yg nitip. Tapi aku sendiri ga beli . Blm baca review soalnya :D. Penasaran juga sih. Nunggu review dari kamu ato Roem ajaaa hahahahah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, I am so happy πŸ₯Ί, semoga banyak orang lain yang terbantu juga, karena awalnya berharap emang tulisanku bener - bener membantu orang lain kak, jadi nggak sekedar 'curhat'πŸ˜„

      Aku juga awalnya suka sama sunscreen ini kak, karena glowingnya parah banget gak main main 🀣, eh sayangnya nggak cocok. Sempet menyangkal kalau ini nggak cocok, makanya ngundurin jadwal post, eh ternyata pas dipastiin lagi emang ga cocok mau gimana lagi. Aku gitu soalnya lumayan berharap sama produk ini secara liat claim nya non-comedogenic dan harganya lebih mahal dari yg drugstore 🀣 (ceritanya udah berapa kali pake drugstore sunscreen brand luar -otomatis harganya murah-, tapi gak cocok, dan itu kemungkinan besar karena comedogenic)

      Aku juga sering gitu sih kak, fleksibel sama skincare, biarpun ada yang bilang 'kalian wajib pake sunscreen walaupun gak cocok pake aja', tapi kalau ada alasan yang lebih kuat untuk nggak pake atau dalam keadaan genting kayak lagi sakit nggak pake lah, atau gak cocok sama produknya ngapain diterabas ya kan, atau kondisinya kayak kak fan yang mau habis tapi belum bisa beli (ini sering terjadi kalau di asrama, belum bisa beli karena gabisa keluar kampus dan keuangan juga lagi menangis 🀣), jadi ya pakenya fleksibel aja, yang penting di saat 'yang lebih membutuhkan' dipake. Cuma sekarang aku kalau bisa di rumah juga pake sunscreen kak. Soalnya di Bangka emang beda 🀣, aku merasa gak kemana mana aja tau tau udah belang 🀣.

      Aku dulu pas anessa baru masuk indonesia rasanya langsung mau beliii 😁, tapi gak kesampean mulu buat beli kak soalnya mikirin harganya ituu πŸ˜†. Tapi ada beauty vlogger livjunki bilang dia suka banget sama sunscreennya, secara formula dia suka, dan katanya walaupun ada whitecast tapi nggak parah, makanya dia suka kak.

      Delete
  3. AHHHHH belom kesampean cobain. Aku baru punya foundationnya Rose All Day, itu aja udah bikin naksir. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku malah foundationnya belum kesampean kak πŸ˜†, padahal sering bolak balik liat review nya πŸ˜‚
      next semoga bisa cobain foundationnya πŸ˜ƒ

      Delete
  4. klaim non-comedogenic dari sunscreen brand lain pun tetap bikin aku komedoan. Lama kelamaan sudah nggak pernah berharap banyak dgn klaim non-comedogenic (apalagi kl yang ngeklaim itu produk foundation/bedak wkwk), karena pada dasarnya untuk kulitku yg normal to oily, kalau nggak mau komedoan ya harus double cleansing :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyap, aku juga kalau pake makeup harus banget double cleansing, kalau nggak, aduh.. siap siap deh, jiriwit datangg :D

      Delete
  5. waah aku suka bagian yang menjelaskan kemasannya pakai gif.. jadi kebayang botolnya bisa dipencet kayak gimana

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah :D,
      iya aku kira awalnya botolnya keras gak bisa dipencet gitu, tapi ternyata nggak sekeras itu juga, cuma kalau dibanding tube - tube lain, tube sunscreen rose all day lebih keras

      Delete
  6. Lihat bentuk packing sunscreen nya kok mirip telor ya, agak bulat gitu, beda dengan lainnya yang tube.

    Kalo bahan bahan sunscreen nya aku skip, soalnya ngga paham apa itu Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate dll.πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya baru ini liat tube sunscreen yg kayak gini :D

      Delete
  7. Ya ampuunnn, namanya panjang amat Far, hahaha.
    Kirain tadi , pas baca judulnya, yang dont forget itu ya judulnya, eh ternyata bagian nama produknya hahaha.

    Saya baru kali ini nih liat produk seunyu ini, udahlah namanya lucu, kemasannya duuhhh harus istigfar banyak-banyak biar nggak kebawa mimpi hahaha.

    Btw, kulit saya dulunya normal to dry dong, entah mengapa sekarang kok kayaknya jadi masuk kulit kombinasi ya, hahaha.
    Cuman untungnya, saya jarang banget punya pengalaman make sebuah produk jadi jerawatan, kalaupun pernah, palingan hanya beberapa hari.

    Eh dulu pernah ding, tapi karena skincare abal-abal, dipaksa teman saya beli, katanya skincare walet atau apaaa gitu.
    Ya ampuuunn, itu memutihkan wajah, tapi jerawat saya nggak putus-putusnya.

    Sepertinya, wajib dicoba nih Far, racun banget emang si Farah hihii :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. cus kak cobain jangan lupa review juga ya kak rey penasaran juga hasil di kak rey gimana :D

      Delete
  8. kemasannya itu lho yang gemes. sun screen nya racun parah. baru tau ada sun screen bisa bikin glowing. cuman tipe kulit wajahku berminyak, takut juga sih hasilnya greasy. salut sih sama produk lokal sekarang banyak yang bagus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, sejujurnya aku agak kurang nyaranin ke oily skin, cuma nanti kek sotoy kali kan XD, mana tau ada yang oily skin tapi suka yang ginian hahaha, jadi ya jadi catatan aja kalau ini sunscreen yang hidrasinya rich dan ada finish lengket

      Delete
  9. Packagingnya gemes bangetttt, Far 😍. Aku malah jadi ingin beli karena ingin coba pencet-pencet packagingnya 🀣

    Efek glowingnya juga cukup menggiurkan, tapiii efek agak lengketnya itu yang aku kurang suka 🀧 soalnya di tempatku hawanya agak panas, kalau lengket nanti jadi agak gerah huhuhu. Tapi packagingnya juara banget sih! Gemassss 🀣
    Thank you for the review, Far 😍 lengkap dan detil bangettttt!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kannn gemesss 😍
      Bener, aku juga harus kuncir rambut kalau pake ini biar rambut nggak nempel ke mukaku 🀣. Soalnya kalau rambut udah nempel ke muka itu rasanya gateelllll hahaha 🀣

      Delete
  10. Packagingnya gemes banget, kayak telor gitu 😍
    Aku suka baca reviewnya aselii. Detail, terus aku suka juga sama gambar & gif pendukungnya. Mantap nih!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih ka selviii 😁, semoga betah ya di sini πŸ€—

      Delete
  11. namanya cantik rose all day dannn lagi lagi aku baru tau ada brand ini
    kemasannya beneran unu gitu ya, empuk empuk :D
    samaan kayak mba Fanny, kebetulan sunscreen aku juga mau abis, sempet kepikiran mau cobain yang emina itu, tapi masih belum tau juga. ehh kok nemu brand baru lagi ini :D

    ReplyDelete
  12. Aku baca sampai habis kok Far.. 😁
    Kondisi kulit setiap orang kan beda-beda ya jadi memang harus coba sih baru tau cocok atau gak. Daaann harus baca ingredients perhatiin bahan apa yang memang membuat kulit kita gak cocok. Review orang lain hanya bisa dijadikan informasi bukan patokan ya.
    Tertarik coba sunscreen ini karena kemasannya, tapi kalau lihat harganya di pending mulu πŸ˜‚πŸ˜‚

    ReplyDelete

Post a Comment

Join the conversation!
Dilarang berkomentar yang memuat link atau promosi, terimakasih atas kerjasamanya.