Search

Hi, I am Farah!
Hai,
Aku Farah, tebak aja aku umur berapa ya hehe. Aku memulai blog ini sejak tahun 2017. Aku menulis tentang beauty, resep, personal thought dan travel. Tapi beauty sepertinya lebih dominan nih hehe. Dan, aku mau berterimakasih buat kalian semua yang sudah datang ke blog aku ^^
Selamat membaca!

Tips Foto Menggunakan Smartphone


Semua foto aku ambil menggunakan smartphone

Walaupun kita bukan bekerja sebagai seorang fotografer, dunia fotografi sepertinya selalu melekat dalam kehidupan kita sekarang, terlebih karena adanya sosial media yang memfasilitasi kita berkarya lewat foto seperti instagram, facebook, tumblr, dan lain sebagainya.

Sebagai seorang pengguna sosial media dan seorang blogger (caelah), aku juga berkutat dengan hal-hal yang berbau dengan foto-foto, ya selain karena hobi nyengir dan bergaya wkwkwk, tiap postingan di blog aku juga aku kasih foto untuk mendukung tulisan ku sehingga lebih menarik (di mataku, gatau sih di kamu ehe). Kalian bisa lihat sendiri, semua foto postingan ku di blog yang tidak tertulis atau ter-caption sumbernya itu berarti aku sendiri yang take and edit. Dan semua itu aku ambil menggunakan smartphone kelas menengah ke bawah aja. Aku tidak memvonis kalau foto ku itu bagus gak kalah dari fotografer pro, tapi setidaknya ada kepuasan dan kebanggan tersendiri bisa memanfaatkan apa yang ada semaksimal mungkin dan hasilnya oke lah untuk seorang Farah yang amatir ini.

Bukan nya sombong ga mau beli kamera, aku pengen sih beli kamera, pengen banget, tapi di saat seperti ini, mungkin uangnya perlu dialihkan ke prioritas yang lain misalnya skincare, beli keperluan kuliah. Kalau diteruskan mungkin bakal jadi curhat ni ya wkwk, jadi daripada keterusan curhat kenapa gak beli kamera, mending langsung aja aku kasih tips-tips take and edit photos using smartphone, dan ini berbasis pengalamanku aja ya hehehe.


  • Inspirasi
Sebelum mengambil foto, aku jauh-jauh hari selalu cari inspirasi fotografi sesuai tema fotografi yang akan aku buat. Misalnya, kalau buat review beauty brand aku blogwalking ke blog orang-orang yang fotonya berkualitas dan bagus misalnya alodita.com, dan lain sebagainya. Aku juga liat di majalah resep gimana sih cara orang ngefotoin makanan nya, sudut pandangnya gimana ya. Selain itu aku juga liat di instagram dan google gimana sih foto sebuah produk, foto makanan, foto model-model. Gak jarang aku juga liat di majalah cara orang berpose dan tutorial di youtube cara berpose gitu wkwkwkw.

Menurutku, penting banget cari-cari dan liat-liat karya orang lain, karena aku mengakui aku tidak pro dan aku perlu belajar dari orang. Dari karya orang lain juga aku bisa belajar menilai sudut pandang kamera yang baik itu yang begini, begitu, backgroundnya begini, ada additional objects/objek tambahan selain objek utama  yang dibuat blur agar menambah nilai estetika nya.


  • Pencahayaan
Selama aku berkutat dalam dunia fotografi (pret!), aku merasa bahwa hasil foto yang baik akan lebih baik saat difoto di bawah pencahayaan yang cukup, khususnya sinar matahari, misalnya teras rumah, di depan jendela kamar, dan di jam-jam tertentu. Sebenarnya di bawah lampu juga bisa, cuma aku pribadi merasa kalo di bawah lampu (lampu ruangan:kamar) hasilnya kayak blur, ada bintik bintik gitu, dan gak tajam kalo pake smartphone-smartphone ku. Gatau sih di smartphone kalian..

Ini aku kasih contoh-contoh foto dengan pencahayaan yang berbeda, sama-sama cukup, tapi satunya lebih redup dan satunya lagi lebih terang.
sama sama cukup pencahayaan tapi ini yang lebih terang, tepatnya di kamarku depan jendela yang terang
diambil di kamar yang tertutup jendelanya, tapi pencahayaan-nya masih dapet dari atap bening kecil yang tidak terlalu besar dan jarak dengan atapnya tidak tepat di atas ruangan melainkan di ruangan sebelah tapi masih kelihatan (kamarnya gak pake dek, dan ini kamar aku OPSIN&PKL sekarang)
diambil di kamar yang pencahayaan-nya berasal dari ventilasi aja karena jendelanya tertutup. kebetulan posisinya dengan ventilasi itu dekat (kamar asrama dan aku tidurnya di atas dekat ventilasi)


  • Mode & Setting Kamera
Buat foto objek-objek dekat seperti makanan dan foto produk, aku lebih suka pake mode kamera yang bisa fokus-blur gitu, karena rasanya lebih pro gitu hehe (menurutku). Dan biar hasilnya semakin pro, aku pake mode pro yang hasil MP fotonya lebih tinggi dari mode biasa.

Kemudian aku setting ketajaman-nya jadi level paling tinggi dan kualitas gambar nya ke level paling tinggi. Sebenarnya itu preferensi masing-masing sih, tapi aku lebih suka hasil yang jelas dan tajam. Dan yang bosen dengan teknik-teknik gitu aja, kalian bisa pake mode manual atau mode pro, disitu bisa atur white balance (WB), fokus, shutter speed, dan ISO. Jadi kita bisa tentukan jarak fokus sendiri, pencahayaan sendiri dan lain sebagainya.


  • Place to Shoot or Background
Nah ini penting banget, karena background dari objek yang akan kita foto akan menentukan hasilnya. Kalo aku sendiri place to shoot nya macem-macem, mulai dari lantai yang dilapisi kain putih jadi background-nya juga putih, meja kayu warna putih jadi kesannya lebih estetik dan background-nya juga putih, kemudian aku juga suka pake alas (jilbab atau taplak) yang desainya bunga-bunga gitu eheh, tapi aku lebih suka yang backgroundnya putih atau warna netral yang bisa masuk ke objek foto, jadi objek yang ingin aku tonjolkan dapet gitu, nggak tenggelam atau kontras sama backgroundnya dan tentunya apapun backgroundnya, aku pastikan cahayanya cukup dan berasal dari sinar matahari! :)
background kain putih
background taplak putih dengan corak bunga
background meja kayu putih


  • Objek Pendukung
Nah, objek pendukung ini biasanya dibuat blur atau diletakkan di pinggir foto jadi nggak kosong kelihatannya foto kita dan lebih estetik atau dirancang sedemikian rupa sehingga menambah nilai seni foto tapi tidak menggangu fokus objek utama. Aku sendiri objek pendukungnya mulai dari buku, bunga palsu, kotak oat, dompet, dan lain sebagainya.
bisa dilihat kan objek pendukungnya apa, itu kotak oat ya gais, dan besi itu alas panggangan oven
objek pendukung berupa buah-buahan
objek pendukung nya dompet


  • Terus Mencoba
Mengambil foto yang baik tidak didapatkan dalam sekali jepret. Tapi butuh kesabaran dan diambil dari segala sudut. Pertama dari sudut A dengan background coklat dengan objek tambahan buku, terus pas dilihat hasilnya nggak match, jadi ulang lagi, apakah yang harus diganti itu sudutnya, backgroundnya atau objek tambahannya. Kalo aku sendiri ambil foto sebanyak banyaknya, baru setelah selesai dipilih mana yang terbaik.


  • Aplikasi Edit Foto
Ini dia finishing yang SANGAT menambah nilai keindahan foto kita, aplikasi yang aku pake ada beberapa, yaitu: 

1. Lightroom
Disini aku bisa edit pencahayaan, efek, ketajaman, koreksi lensa jadi cembung atau cekung, juga warna warna tertentu yang mau diedit (hanya biru yang di terangkan, atau kuningnya aja). Dan menurutku aplikasi ini sangat lengkap, walaupun ada juga kurangnya, tapi ya dengan satu aplikasi ini udah cukup sih, asal kita harus rajin dan sabar menjelajah menu-menu yang ada disitu sehingga kita bisa memaksimalkan aplikasi ini. Ada banyak sih tutorial lightroom di youtube, kalian bisa belajar dari sana. Dan semua fotoku, edit nya pake lightroom, kalo masih kurang baru deh pake aplikasi lain.



2. Canva
Ini reccomended banget nih, buat kalian yang suka edit foto dengan tulisan template-template lucu kalian bisa pake aplikasi ini. Dan thumbnail post ini juga editnya di canva loo hhe. Tapi gak semua template gratis, ada juga yang berbayar, tapi yang gratis aja udah cukup kok.






3. Interphoto
Buat yang masih kurang efek fotonya, bisa dicoba interphoto,selain filter disini juga ada light hits jadi kita bisa tambahkan cahaya warna oren putih dsb jadi kesannya indah gituuu. Tapi sayangnya, bahasa yang digunakan dalam aplikasi ini hampir semuanya pake bahasa Mandarin atau cina-cina gitu (aku gatau itu bahasa apa maaf kalau salah ya), dan pas mau ngesave gitu, harus nebak nebak mana yang di klik. 


4. B612
HAHA, siapa yang mikir kalo pake B612 itu ketinggalan dan banyak kepalsuan? Sebenarnya B612 ini tren pada zamannya ya, pas aku SMP-SMA gitu, emang bikin putiiihhh, tapi bukan itu yang ingin aku tonjolkan dalam aplikasi ini, dari aplikasi ini, kita bisa edit foto selfi kita yang sebelumnya udah diambil nggak ada fokus bisa jadi ada efek fokusnya gitu, dari sini juga bisa edit stiker tanpa harus ambil foto di B612. Nih contohnya aku pake stiker analognya, cantik kan.

5. Snapseed
Yang terakhir adalah snapseed, aku gapake banyak fitur disini, tapi disini kita bisa mencerahkan atau menggelapkan daerah tertentu aja menggunaka fitur kuas, ada banyak sih menu lainnya, tapi biasanya aku cuma pake itu aja.
warna kulit jadi lumayan merata, padahal sebelumnya kontras karena bayangan, dan bikin jadi setengah putih setengah iteeem

Kayaknya segini dulu tips dari aku, kalau ada tambahan mungkin akan aku buat postingan sesi 2 , thanks for reading guys!

Comments

  1. Snapseed sama Lightroom andalan banget buat edit edit foto biar ciamik mbak, hehe :D

    ReplyDelete
  2. Great tips! Jaman sekarang kamera smartphone aja udah banyak yang lebih canggih daripada DSLR ya haha. Aku tapi masih rely on DSLR sih karena seneng aja pegang kamera :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya smartphone zaman now emang kualitasnya makin bagus.Ya tapi kalo bisa sih emang pegang kamera karena pasti hasilnya juga lebih bagus:p, tapi jangan karena itu memaksakan buat beli apalagi yg uangnya pas-pasan, mending manfaatkan aja smartphone nya, mana tau kan dari smartphone yang termanfaatkan bisa dapet uang buat beli kamera:p

      Delete
  3. Keren banget Mba foto2nya. Keep share biar aku bisa terus belajar yaaaa hehhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih ya mba. Saya sebenarnya masih amatiran dan masih terus belajar dan sabar buat foto yang hasilnya baik. Hehe

      Delete
  4. Bermanfaat banget mbak tipsnya, kalo aku sendiri biasa pake vsco sama canva buat blog aku

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih ya mba. Wah vsco juga mantap tuh mba e..

      Delete
  5. Wah mantep banget kaka foto"nya, kaka juga cantik :D

    ReplyDelete
  6. Apa cuma aku yang paling ga bisa ngedit foto di hape, mata cepet pegel rasanya hehehe, walaupun aku ambil foto dari hp, tp editnya tetep harus di komputer. Pernah sekali instal lightroom, foto yang bener malah jadi kacau, ga bisa pakainya sama sekali hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh.. Kalau aku belum coba nih di komputer.. Itu pake aplikasi apa kalo di komputer kak?

      Delete
  7. thank you tipsnya!! kalo buat hp aku paling ngandelin snapseed tapi kalo di laptop aku tetep pakai photoshop hehe. dan soal inspirasi foto itu emang perlu sih. aku tuh suka liat IG brand yang yang aku foto produknya biar dapet feelnya gitu XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama sama mba icha.
      Wah aku blm pernah ngedit pake photoshop di laptop boleh juga nih di coba

      Delete
  8. Pernah install lightroom dong saya, tapi berat ya jadinya hape.
    Kalau saya edit foto pakai bawaan hape sih, paling cuman di atur tambahin terang trus di kontraskan, saya emang mamak-mamak pecinta warna yang tajam, hahaha.

    Tapi salut ih, sekilas kayak di foto pakai kamera keren :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin ram gak kuat mba..
      Terimakasih ya mba..:)

      Delete
  9. Tipsnya ok banget. Foto-fotonya juga keren lho.
    Jadi tertarik untuk coba canva deh ;)

    ReplyDelete
  10. b612dan interphoto yg aku blm apke :). penasaran juga kayak apa. sbnrnya sama sih kayak mba, aku juga banyak belajar dari blog2 yg fotonya bagus, ato IG mereka bisa menarik banget. naaah aku coba liat angle fotonya dari mana, pengambilan gbrnya gmn, tone warna yg dipakai dll. Intinya memang hrs banyak latihan juga, sampe kita bisa nemu yg pas dengan kita apa :).

    ReplyDelete
  11. Lightroom dan canva yg paling srg aku pake :D. Walopun g stiap saat jg. Kdg kalo males edit, ya sudahlah lgs upload hahahahaha..

    Tp memang mba, cahaya matahari itu paling oke utk motret. Apalagi hpku pun jenis yg ga bgs kalo cahaya remang2. Pasti noisenya banyaaak deh. Makanya kalo sdg motret makanan, aku sengaja cari tempat yg sinarnya LBH banyak, supaya ga blur ato gelap ato bintik2 fotonya :D

    ReplyDelete
  12. Halo Mbak Farah, fotonya bagus-bagus.
    Kalau untuk aplikasi edit foto, saya terbiasa pakai PicsArt.
    Sementara untuk pengambilan foto, saya tak tau terlalu banyak tehnik, sekadar ambil saja yang penting mencakup objek yang ingin saya foto. Dan satu lagi biasanya saat ambil foto, saya mengambil 2x, yaitu dengan posisi landscape dan portrait. Jadi bisa dipakai untuk keperluan yang berbeda, seperti instagram lebih bagus foto portrait, sementara untuk ditambahkan ke dalam video youtube, lebih pas memakai foto landscape.

    ReplyDelete

Post a comment