Search

Hi, I am Farah!
Hai,
Aku Farah. Aku memulai blog ini sejak tahun 2017. Aku menulis tentang beauty, resep, personal thought dan travel. Tapi beauty sepertinya lebih dominan nih hehe. Dan, aku mau berterimakasih buat kalian semua yang sudah datang ke blog aku ^^
Selamat membaca!

Berat Badan Nggak Turun Padahal Udah Puasa Ramadhan 30 Hari


Ramadhan adalah satu bulan dimana umat muslim melakukan puasa yang dilakukan yang diawali dengan sahur atau suhoor dan diakhiri berbuka puasa atau iftar yang biasanya ditandai dengan adzan maghrib. Akan tetapi selama satu bulan berpuasa itu, pernah nggak sih bertanya-tanya kok berat badanku nggak menurun? Atau malah tambah naik. Soalnya aku tu mengalami itu :’) dan ternyata aku sudah menemukan jawabannya. Buat kamu yang mengalami hal yang sama, mungkin alasan-alasan berikut menjadi salah satu penyebabnya. Akan tetapi, sebelum membahas apa saja alasannya, aku mau mencoba menerangkan kembali apa yang terjadi pada tubuh kita selama berpuasa.



Apa yang terjadi pada tubuh selama berpuasa
Saat kita berpuasa, tubuh manusia beralih ke mode konservasi, dimana tubuh kita itu membakar kalori lebih lambat. Hal itu menyebabkan perubahan dimana yang sebelumnya memanfaatkan karbohidrat sebagai sumber energi, pada saat puasa menjadi memanfaatkan lemak sebagai bahan bakar utama dan memastikan sumber energi yang konstan bagi tubuh.
Puasa menjadi pemicu biokimiawi dari hormon glukagon dan kortisol, yang merangsang pelepasan asam lemak dari jaringan lemak ke dalam aliran darah. Asam lemak diambil oleh otot dan jaringan lain dan dipecah (dioksidasi) untuk menghasilkan energi dalam sel.

Ketika Sahur dan Berbuka

Makan memicu hormon insulin ke dalam darah untuk memindahkan glukosa ke otot dan jaringan untuk digunakan sebagai energi. Kemudian glukosa yang berlebihan diubah menjadi lemak dan disimpan.

Penyebab Berat Badan Tidak Berkurang Selama Berpuasa
1. Berbukalah dengan yang manis manis
Nggak ada yang salah dengan Berbukalah dengan yang manis manis. Yang salah itu ketika kamu berbuka sambil terpana karena melihat aku yang terlalu manis –eh bukan deng. Yang salah itu kita menjadikan itu sebagai pembenaran atas setumpuk makanan manis yang ada di atas meja makan kita untuk berbuka. Kita semua pasti udah tau kan gula menjadi penyebab utama obesitas, diabetes dan penyakit mengerikan lainnya. Trus kenapa sih gula menyebabkan gemuk? Jadi gini, ketika kita makan gula –mengandung gula, tubuh kita mengeluarkan insulin, hormon ini menyebabkan lemak disimpan. Dan kadar insulin sebagian besar ditentukan oleh berapa banyak karbohidrat yang kita masukkan ke dalam tubuh gengs.

2. Minum minuman mengandung gula
Kok dibuat poin baru? Sebenarnya ini untuk penegasan bahwa minum minuman mengandung gula lebih berbahaya daripada makan makanan mengandung gula, lho. Mengkonsumsi gula dengan cara terburuk adalah dalam bentuk cair atau minuman. Kenapa? Karena mengkonsumsi gula dalam bentuk cairan itu ibaratnya kayak kita mengambil gula dan langsung dialirkan ke aliran darah! Gula dalam bentuk cairan langsung diserap oleh darah dan menyebabkan kadar gula darah dalam tubuh kita itu meroket.

3. Puasa sama dengan hibernasi
Hayo ngaku siapa yang pernah punya mindset kayak gini? Puasa adalah makan sebanyak-banyaknya ketika sahur dan berbuka kemudian pas siangnya tidur seharian. Kalo ada, kita sama wkwkw. Dulu aku tu berfikir puasa itu gak boleh banyak aktivitas dan kerjaannya tidur seharian. Padahal ternyata itu salah gais. Ketika puasa tubuh kita membakar kalori lebih lambat dan ketika makan banyak pada saat berbuka khususnya gula, malah memicu insulin yang udah dijelaskan sebelumnya. Jadi bukannya kurus malah jadi menumpuk deh lemaknya.
Terus, bentuk tubuh kita atau komposisi tubuh kita ini 80% nya adalah hasil dari yang kita makan dan 20% nya adalah bagaimana kita bergerak. Selama bulan Ramadhan, ngegym mungkin sulit ya, tapi buat yang lagi program diet atau mempertahankan tubuh idel, olahraga pada saat puasa gak mesti ngegym kok, bisa diganti dengan naik sepeda ketika ke warung, berjalan ke rumah tetangga buat bukber, jalan-jalan sore setelah ashar, dan sebagainya.

4. Usus yang kurang sehat
Ternyata usus yang kurang bakteri probiotik dapat menyebabkan kegemukan lho, bahkan dalam porsi makan wajar kita gais. Maka dari itu perlu banget kita mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung bakteri probiotik untuk menjaga kesehatan usus kita.

5. Stress
Mungkin ini nggak berlaku buat orang yang stress trus jadi gak nafsu makan. Tapi berlaku buat yang sebaliknya, makan banyak ketika stress.
Jadi gais, stress itu menyebabkan tubuh kita melepaskan kortisol, yang mana kortisol itu memberi tahu tubuh kita untuk mengisi kembali energi bahkan ketika kita belum menghabiskan terlalu banyak atau membakar banyak kalori! Nah loh! Dan tubuh kita terus memompa kortisol selama stres berlanjut! Juga, ketika stres itu kita pasti gak akan kepikiran mau ngambil kangkung atau brokoli sebagai pelampiasan kesedihan atau kegalauan kan. Ketika kita stress, kita menginginkan makanan manis, asin, dan tinggi lemak karena makanan-makanan itu merangsang otak untuk melepaskan bahan kimia kesenangan yang mengurangi ketegangan. Teruuuus, efek menenangkan itu menjadi kecanduan sehingga kita mulai mendambakan makanan yang menggemukkan setiap kali kita merasa stres. Terus gimana mengatasi stress tanpa makan banyak dong? Ternyata ada cara lain lho yang dapat membuat otak kita melepaskan hormon untuk merasa senang, yaitu olahraga. Kalo puasa ya cukup jalan jalan aja. Gak usah memaksakan diri. Tapi emang sih, aku udah buktikan sendiri ketika aku lagi stres, aku coba lari satu kali putaran sisanya jalan, dan lumayan capek, tapi emang abis itu kayak lepas aja rasanya beban semua.

Jadi itu aja sih sepengetahuan ku hehe. Semoga bermanfaat

Comments

  1. Lah kl saya mah malahn turun mbaak... Mo naikin berat badan sysyahhh bingitts... Abis buka ya ga bisa makan banyak sy... Perut saya nya yg gak sanggup. 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kalo gitu kita beda kasus ya dong mba 😁

      Delete
  2. Klw saya ngerasa di bulan ramadhan ini badan saya makin bulat mbak😂
    Alias makin gendut,😪

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah,mungkin penyebab di atas jadi salah satu penyebab kakak makin gendut hehe. Kan di ramadhan ini konsumsi kita terhadap gula lebih banyak dari hari biasa 😅, ditambah lagi kita suka balas dendam pas abis tarawih gitu kaan 😂, juga pas puasa ini kita memilih untuk cenderung pasif alias gak banyak bergerak karena berfikir puasa gak ada banyak energi dan udah lemes duluan, padahal seharusnya di bulan puasa ini kita juga harus bergerak lho walaupun intensitasnya ngga sebanyak di hari biasa 😁😁😁

      Delete
  3. tahun lalu pas puasa BB saya sempet turun 2kg habis itu naik lagi. puasa tahun ini BB sempet turun 2kg tapi masih lagi absen puasa karena haid, BB langsung naik 3kg hahaha.
    Biasanya kalo bulan puasa saya ga makan berat pas buka puasa. cukup makan takjil udah kenyang. sahur pun juga ga pilih2 asalkan ga kekenyangan. Tapi jadi turun BB

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enak dong BB turun.. Kalo udah naik ini susah nuruninnya 😔

      Delete

Post a comment