Tips Merawat Kulit yang Sering Terpapar Sinar Matahari

April 03, 2019




Sinar matahari sering menjadi momok bagi sebagian besar kaum wanita khususnya wanita di Indonesia, karena pada sinar matahari terdapat sinar UV yang efeknya yang selain terasa panas membakar kulit, juga membuat kulit menjadi kusam dan gelap, mengakibatkan penuaan dini, dan bahkan dapat menyebabkan kanker kulit. Akan tetapi, tidak mungkin kan kita beraktivitas sehari-hari dengan selalu menghindari matahari. Apalagi buat kamu yang sehariannya beraktivitas di luar ruangan. Nah, buat kamu yang sering terpapar sinar matahari tetapi tidak mau terkena dampak-dampak buruk seperti di atas, mungkin sedikit tips berikut dapat menolong kulit kamu, yuk simak!

1. Gunakan Tabir Surya dengan SPF 30 Ke Atas Serta Mengandung PA
Gunakanlah tabir surya setiap hari sebelum beraktivitas. Mungkin anda sudah pernah dengar dengan alasan yang simple yakni tabir surya dapat melindungi dari sinar UVA dan UVB. Ngomong-ngomong apasih bahaya UVA dan UVB? UVA atau UVAging adalah sinar ultra violet yang jika terpapar kulit terlalu lama dapat menembus lapisan kulit yang lebih dalam dan mengakibatkan penuaan berupa keriput dan noda hitam bahkan parahnya menurut World Health Organization, UVA dapat menyebabkan kanker kulit. Sedangkan UVB atau UVBurning adalah sinar ultra violet yang dapat menyebabkan kulit terbakar, kemerahan, dan penggelapan kulit. Nah, SPF berperan sebagai tabir untuk perlindungan terhadap UVB. Sebagaimana kita tahu, SPF memiliki varian level. Mengutip dari Nivea.com, SPF terpecah menjadi 4 level, yakni Low (4, 6, 8, 10) , Medium or Moderate (15, 20, 25) , High (30, 40, 50) , dan Very High (50+). SPF 15 akan memfilter sekitar 93% dari sinar UVB, SPF 30 mencegah sekitar 97% dari sinar UVB, dan SPF 50 menghalangi sekitar 98% dari sinar UVB. Masih mengutip dari Nivea.com, untuk membantu kamu memahami sedikit lebih baik, jika kamu kulitnya mulai terbakar matahari setelah 5 menit tanpa tabir surya, menggunakan SPF 30 akan melindungi kulit kamu selama 30 x 5 menit (atau 150 menit) sebelum kamu mulai terbakar. Itukan baru melindungi dari UVB, terus melindungi kulit dari UVA apa dong? Nah itu gunanya PA, mengutip dari Paulaschoice.com, terdapat rating untuk PA yakni
PA + = Beberapa perlindungan UVA.
PA ++ = Perlindungan UVA sedang.
PA +++ = Perlindungan UVA tinggi.
PA ++++ = Perlindungan UVA yang Sangat Tinggi.

2. Lakukan Perawatan Kulit di Malam Hari
Lakukan perawatan kulit sebelum tidur yang cocok untuk jenis kulit kamu dan yang mengandung bahan pencerah misalnya Korean Golden Bell, Rice, Vitamin C dan sebagainya juga mengandung pelembab misalnya Aloe Vera agar kulitmu tidak kusam dan tetap cerah dan Aloe Vera sudah menjadi obat rumahan sejak bertahun-tahun untuk mengatasi pasca-sunburn. Meski, belum ada bukti ilmiah yang mendukung Aloe Vera untuk mengatasi sengatan sinar matahari, dalam praktiknya Aloe Vera dapat menenangkan dan dan membuat kulit yang terbakar menjadi terasa dingin.

3. Minum Air Putih yang Cukup
Sudah menjadi rahasia umum air putih memiliki efek yang baik untuk kulit. Dan ketika kulit kita terbakar, maka cairan tubuh kita akan ditarik ke permukaan kulit sehingga tubuh kekurangan cairan. Oleh karena itu, untuk mengisi ulang cairan tubuh, perlu minum air putih yang cukup. Mengutp dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, banyaknya air yang harus kita penuhi untuk sehari dalam tubuh tergantung dari berat badan kita.

  • 45 kg = 1.9 L/Hari
  • 50 kg = 2.1 L/Hari
  • 55 kg = 2.3 L/Hari
  • 60 kg = 2.5 L/Hari
  • 65 kg = 2.7 L/Hari
  • 70 kg = 2.9 L/Hari
  • 75 kg = 3.2 L/Hari
  • 80 kg = 3.5 L/Hari
  • 85 kg = 3.7 L/Hari
  • 90 kg = 3.9 L/Hari
  • 95 kg = 4.1 L/Hari
  • 100 kg = 4.3 L/Hari
4. Gunakan Sheet Mask
Sheet mask memiliki essence di dalamnya yang memiliki manfaat antara lain Hydrating atau menambah kadar air di dalam dan di permukaan kulit, Moisturizing atau melembabkan kulit dengan bekerja meningkatkan produksi minyak, Nourishing yang bekerja seperti moisturizing akan tetapi level minyaknya di atas moisturizing, Brightening untuk mencerahkan wajah, Revitalizing yang bermanfaat untuk menyejukkan kulit yang lelah dan kusam, Purifying untuk mengangkat kotoran, dan Firming untuk mengencangkan kulit wajah. Akan tetapi semua manfaat itu didapatkan di dalam varian yang terpisah. Untuk mengatasi sunburn maka disarankan menggunakan masker varian Hydrating, Brightening dan Revitalizing. Yang lain juga sebenarnya bisa-bisa aja, untuk pemakaian awal-awal pada wajah yang gelap atau terbakar (sunburn) disarankan penggunaan 3 varian itu terlebih dahulu. Untuk kulit berminyak tidak disarankan ya menggunakan sheet mask varian Moisturizing dan Nourishing. Kalau aku pribadi, aku menggunakan sheet mask 1 minggu sekali atau 2 minggu sekali. Tergantung lagi pengen scrub atau enggak hehe. Kalau lagi rajin-rajinnya scrub aku pake 2 minggu sekali. Minggu ini pake sheet mask, minggu depan scrub, minggu depannya lagi sheet mask, dan seterusnya. Tapi nggak jarang juga aku pake nya 1 minggu sekali.

5. Scrub Wajah 2 Minggu Sekali
Paparan sinar matahari dalam jangka panjang dapat mengakibatkan kulit menjadi terbakar. Jika terlalu lama dibiarkan, kulit akan menghitam akibat hiperpigmentasi. Selain dengan perawatan di malam hari dengan skin care kandungan bahan pencerah, scrub yang lembut juga perlu untuk mengeksfoliasi kulit dari tumpukan sel kulit mati nih.

6. Gunakan Pelindung Seperti Topi Dsb
Walaupun kamu sudah pakai tabir surya, kamu gak boleh menelanjangkan kulit kamu di bawah sinar matahari ya. Karena tabir surya bekerja hanya sebagai tabir yang mengurangi intensitas masuknya sinar UV ke kulit kamu, dan tabir surya bekerja dipengaruhi oleh seberapa banyak kamu mengaplikasikan tabir surya, kondisi cuaca, seberapa banyak keringatmu, seberapa lama kamu berenang dan jenis kulit kamu. Yang mana faktor-faktor tersebut dapat mengurangi kinerja tabir surya. Dan apabila kamu melihat di website produk tabir surya, ataupun website kecantikan ternama, perlindungan seperti kacamata, topi, baju yang tertutup perlu digunakan selama berada di bawah sinar matahari.

7. Istirahat Yang Cukup
Mengutip dari msn.com, Selama jam tidur, hidrasi tubuh (pemenuhan kebutuhan cairan tubuh) kamu  diseimbangkan kembali dan ada peningkatan hormon pertumbuhan saat ia memperbaiki dirinya sendiri. Hal itu memungkinkan kulit memulihkan kelembaban untuk memperbaharui sel-sel yang rusak. Kekurangan tidur dapat mengakibatkan kulit menjadi kusam dan merusak kolagen yang ada di dalam kulit karena kekurangan tidur berefek pada meningkatnya kadar hormon kortisol dalam tubuh yang mana hormon tersebut dapat merusak kolagen dan elastisitas kulit kamu. Akibatnya, kulit kamu akan menua sebelum waktunya. Bayangin aja, sinar UVA aja udah bikin kulit menua ditambah lagi kamu kurang tidur, kebayang gimana kendurnya kulit kamu? Iiiih ngeri banget kan.

Oke, cukup sekian Tips Merawat Kulit Yang Sering Terpapar Sinar Matahari dari Farah. Semoga bermanfaat ya J.

You Might Also Like

4 komentar

  1. scrub yg lembut itu kaya mana contohnya, kak?
    saya tiap malam maskeran oat+madu, tp ga digosok2 si cuma templokin aja. ga ngaruh ya? ;D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai kak πŸ˜ƒ, scrub yg lembut itu maksudnya tekstur yang tidak terlalu kasar atau ukuran partikel scrub nya halus, misalnya kalau untuk produk itu La Tulipe Gentel Scrub dan kalau untuk oat itu oat nya sudah dihaluskan terlebih dahulu, jadi partikel nya lebih halus kak. Setahu saya masker oat itu kan untuk exfoliating, jadi itu digosok ke wajah, tapi dengan lembut dan gak kayak lg nyikat baju atau garuk garuk hehe 😁, dan untuk exfoliating itu menurut para ahli gak baik dilakukan terlalu sering kak, minimal satu minggu sekali aja, takutnya terjadi iritasi kulit dan kondisi kulit yang tidak diinginkan lainnya ☺

      Delete
  2. terimagaji tips nya sangat bermartabat dan bermanfaat

    ReplyDelete

Youtube Channel

Follow by Email