NO PROBLEM AT ALL

August 22, 2018


Ja. Hidup ini memang tentang-bertemu masalah, reaksi kita, how we solve it-kalau berhasil ya kita lolos dan mendapatkan hadiah berupa senyum, bahagia, atau mungkin naik level kehidupan. Tapi setelah itu? Ya kembali lagi-bertemu masalah, reaksi kita, how we solve it-kalau berhasil ya kita lolos dan mendapatkan hadiah berupa senyum, bahagia, atau mungkin naik level kehidupan. Dengan catatan kita akan selalu menghadapi masalah yang lebih rumit di setiap pertambahan umur kita. Yang awalnya Cuma masalah gabisa pipis sendiri, gabisa cebok sendiri jadi masalah gabisa baca, masalah persaingan untuk bisa sekolah, masalah dikucilkan teman, masalah cari kerja, masalah sosial di kerja, masalah kerjaan menumpuk, masalah uang, masalah makan sehari hari dan masalah masalah dan masalah. Hidup ini emang penuh masalah gengs. Tanpa masalah kita gak akan bisa jadi pribadi lebih baik. Tanpa masalah ya hidup ini gak asik. Gak ada problem solving. Gak ada wow nya. Gak ada karya di dunia ini. Semuanya serba enak! Serba ada tanpa harus muter otak dan meras hati. THAT’S NOT EVEN EXIST IN THIS WORLD. Buat yang suka ngeluh-ngeluh (termasuk saya) please please please. Keluhan keluhan itu gak jadiin masalah ambles seketika luluh kemudian jadi problem solving. OF COURSE NO. Ya ngeluh wajar aja, tapi jangan sampai lebay bikin sakit kuping orang. Nangis menggerutu sana-sini. Seolah-olah hidup kamu yang paling susah. Padahal orang lain juga merasakan hal yang sama atau bahkan lebih parah dari kamu.
Yang kita perlu tanamkan itu, yang perlu kita camkan itu, MASALAH ITU AKAN SELALU ADA DAN SEMUA ITU BERGANTUNG BAGAIMANA CARA KITA MEMANDANG MASALAH ITU. Apakah kita memandang masalah itu sebagai beban, atau sebagai tantangan yang menarik perhatian, atau sebagainya, it depends on you. Tapi alangkah lebih baik, jika setiap ada masalah kita jadikan tangga untuk lebih dekat dan melihat kepada Sang Pencipta Allah SWT. Sebagai pijakan untuk naik ke level selanjutnya hingga menjadi manusia yang baik untuk diri sendiri dan lingkungan. Jangan mudah untuk merengek-mengeluh-menggerutu karena hal yang tidak kita harapkan. Jangan tunjukan pada masalah kamu itu sendiri. Kamu bersama Tuhan, kamu bersama Allah Swt, dan air matamu terlalu berharga untuk jatuh atas nama masalah. Karena air matamu hanya pantas turun karena kebahagiaan dan penyesalan atas kekhilafan.

You Might Also Like

0 komentar

Youtube Channel

Follow by Email